Amanat Pembina Upacara SD: Contoh Teks yang Inspiratif dan Mudah Dipahami

waktu baca 3 menit
Selasa, 2 Sep 2025 14:12 113 Chotibul Umam

Amanat Pembina Upacara SD: Contoh Teks yang Inspiratif dan Mudah Dipahami.  Upacara bendera di sekolah dasar bukan hanya sekadar kegiatan rutin setiap hari Senin, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, cinta tanah air, dan pembentukan karakter sejak dini. Salah satu bagian terpenting dalam upacara adalah amanat pembina upacara. Melalui amanat inilah guru atau pembina menyampaikan pesan moral, motivasi, serta arahan yang bermanfaat bagi siswa.

Di bawah ini, tamancendekia.com menghadirkan 3 contoh teks amanat pembina upacara untuk anak SD dengan bahasa yang sederhana, penuh makna, dan mudah dipahami. Amanat ini bisa langsung digunakan oleh guru saat bertugas sebagai pembina upacara.

Contoh 1: Tentang Kedisiplinan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak-anakku yang Bapak/Ibu sayangi,
Alhamdulillah pagi ini kita bisa melaksanakan upacara bendera dengan khidmat. Bapak/Ibu ingin menyampaikan satu hal penting, yaitu kedisiplinan.

Disiplin itu artinya taat pada aturan. Contohnya datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam rapi, mengerjakan PR, dan mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh. Anak yang disiplin biasanya akan lebih mudah meraih cita-citanya, karena terbiasa mengatur waktu dan tanggung jawab.

Mari kita biasakan disiplin sejak sekarang. Disiplin bukan hanya untuk di sekolah, tapi juga di rumah dan di masyarakat. Dengan disiplin, kita akan menjadi anak yang sukses dan membanggakan orang tua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh 2: Tentang Kebersihan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak-anak hebat semuanya,
Hari ini Bapak/Ibu ingin berpesan tentang kebersihan. Kalian tahu kan, kebersihan itu sebagian dari iman? Artinya, anak yang rajin menjaga kebersihan akan disayang Allah dan juga membuat orang lain senang.

Kalau kelas bersih, halaman sekolah bersih, dan badan kita juga bersih, maka kita akan merasa nyaman belajar. Selain itu, kita juga akan terhindar dari penyakit. Jadi jangan membuang sampah sembarangan ya. Biasakan cuci tangan sebelum makan, dan mari kita jaga sekolah kita agar selalu indah dan sehat.

Anak-anak, ingatlah pepatah: “Bersih itu sehat, kotor itu penyakit.” Mari mulai dari diri kita sendiri, menjaga kebersihan setiap hari.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh 3: Tentang Menghindari Bullying

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak-anakku yang sholeh dan sholehah,
Bapak/Ibu ingin mengingatkan tentang satu hal yang sering terjadi di sekolah, yaitu bullying atau suka mengejek dan menyakiti teman. Bullying itu perbuatan yang tidak baik, bisa membuat teman kita sedih, takut, bahkan tidak mau sekolah.

Ingatlah, kita semua adalah saudara. Teman adalah sahabat kita, bukan untuk disakiti. Jika ada teman yang berbeda, jangan diejek. Kalau ada teman yang lemah, mari kita bantu. Dengan begitu, kita semua akan merasa aman dan bahagia di sekolah.

Jadilah anak yang suka menolong, bukan menyakiti. Jadilah anak yang menebar senyum, bukan ejekan. Dengan begitu, kalian akan disayang teman, disayang guru, dan tentu saja disayang Allah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA