Hari Ibu Tanggal Berapa? Ini Jawaban dan Sejarah yang Banyak Dicari

2 menit membaca View : 57
tamancendekiaindonesia@gmail.com
inspirasi, literasi - 13 Mei 2026

TC – Banyak orang masih bingung saat mencari jawaban tentang Hari Ibu tanggal berapa di Indonesia. Sebagian mengira Hari Ibu jatuh pada bulan Mei seperti di Amerika. Padahal, Indonesia memiliki tanggal peringatan sendiri yang sarat sejarah perjuangan perempuan.

Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap 22 Desember setiap tahun. Tanggal ini bukan sekadar simbol kasih sayang kepada ibu. Namun, tanggal tersebut juga menjadi penanda perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan pendidikan, hak sosial, dan peran bangsa.

Hari Ibu Tanggal Berapa di Indonesia?

Pertanyaan “Hari Ibu tanggal berapa?” terus menjadi pencarian populer setiap akhir tahun. Hal itu terjadi karena masyarakat sering membandingkan Hari Ibu Indonesia dengan Mother’s Day internasional.

Di Indonesia, Hari Ibu selalu jatuh pada 22 Desember. Pemerintah menetapkan tanggal itu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Penetapan tersebut berkaitan dengan Kongres Perempuan Indonesia pertama yang berlangsung di Yogyakarta pada 22 Desember 1928.

Selain itu, kongres tersebut menjadi tonggak penting kebangkitan perempuan Indonesia. Para tokoh perempuan kala itu membahas pendidikan anak perempuan, kesehatan ibu, hingga perjuangan melawan kolonialisme.

Karena alasan itu, Hari Ibu di Indonesia memiliki makna lebih luas dibanding sekadar memberi hadiah kepada ibu.

Sejarah Hari Ibu yang Jarang Di ketahui

Banyak orang hanya mengenal Hari Ibu sebagai momen memberikan ucapan. Namun, sejarahnya jauh lebih besar. Pada Kongres Perempuan Indonesia, sekitar 30 organisasi perempuan hadir untuk menyuarakan hak perempuan Indonesia.

Kemudian, pada Kongres Perempuan Indonesia III tahun 1938, tanggal 22 Desember di sepakati sebagai Hari Ibu Nasional. Setelah itu, Presiden Soekarno menguatkan penetapan tersebut lewat keputusan resmi negara.

Menariknya, banyak diskusi di media sosial juga membahas bahwa makna Hari Ibu Indonesia sebenarnya terkait perjuangan perempuan, bukan hanya perayaan keluarga.

Karena itu, Hari Ibu seharusnya menjadi momentum menghargai kontribusi perempuan dalam pendidikan, keluarga, dan pembangunan bangsa.

Selain mengenang perjuangan perempuan, Hari Ibu juga menjadi pengingat pentingnya hubungan keluarga. Banyak keluarga kini memanfaatkan momen tersebut untuk berkumpul, memberi apresiasi, dan menunjukkan perhatian kepada ibu.

Di era digital, pencarian tentang “Hari Ibu tanggal berapa” terus meningkat setiap mendekati Desember. Hal itu menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki perhatian besar terhadap sosok ibu.

Menurut saya, Hari Ibu tidak cukup di peringati melalui unggahan media sosial saja. Perhatian kecil, sikap hormat, dan komunikasi yang hangat justru lebih bermakna. Sebab, ibu bukan hanya sosok yang melahirkan, tetapi juga orang pertama yang mengajarkan kasih sayang dan pengorbanan dalam hidup.

Sumber:
Kompas.com, Detik.com, Kompas TV, Kompaspedia, Tanggalans.com.

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    CLOSE ADS