Mukadimah Singkat Pembukaan Acara | Singkat, Elegan & Mudah Dihafal

waktu baca 5 menit
Selasa, 2 Sep 2025 10:58 126 Chotibul Umam

Mukadimah Singkat Pembukaan Acara. hallo, sahabat Cendekia Sebagai pengisi acara—baik khutbah Jumat, kultum di sekolah, rapat organisasi, maupun pembukaan seminar—pasti kita sering mencari mukadimah yang pas dan berkesan.

Maka, anda berada di tempat yang tepat. Di halaman ini kami sajikan teks pembukaan Islami lengkap: mulai dari Bismillāh, ḥamdalah, salam kepada Nabi, sampai kutipan ayat dan hadits, khususnya QS 42:38 (wa amruhum syūrā bainahum) dan sabda Nabi ﷺ al-mu’minu lil-mu’mini kāl-bunyān. Plus, semua sudah dilengkapi dengan transliterasi Latin dan terjemahan Indonesia—jadi langsung bisa dibaca atau dicopy-paste ke slide presentasi, proposal, atau materi ceramah.

Kemudian, bagi Anda yang bertanya “apa arti Amma ba‘du?”, penjelasan singkat terkait penggunaannya sebagai pembatas antara muqaddimah dan isi pembicaraan juga hadir di sini. Lalu, kami ingin Anda merasa dianggap sebagai tamu—bukan cuma pembaca—oleh karena itu gaya tulisan ini ramah, ringkas, dan mudah dicerna. Selain itu, cocok untuk yang butuh referensi mukadimah acara Islami dalam format yang elegan dan siap pakai.

Kemudian, silakan menikmati, semoga membawa keberkahan dalam setiap kesempatan berbicara. Jika dirasa bermanfaat, Anda boleh membagikan konten ini, atau menyimpannya sebagai referensi di kemudian hari.

Mukadimah Singkat acara umum Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, naḥmaduhu wa nasta‘īnu-hu

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
الْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنُؤْمِنُ بِهِ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْهِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, naḥmaduhu wa nasta‘īnu-hu, wa nastaghfiru-hu, wa nu’minu bihi wa natawakkalu ‘alaihi. Allāhumma ṣalli wa sallim wa bārik ‘alā sayyidinā Muḥammad wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn.

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampunan-Nya, beriman kepada-Nya, dan bertawakal kepada-Nya. Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya.

Mukadimah HUT RI 17 Agustus

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
الْـحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَنَا مِنْ أُمَّةِ الإِسْلَامِ، وَجَعَلَ هَذِهِ الْأَرْضَ دَارَ السَّلاَمِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى نِعْمَةِ الإِسْتِقْلَالِ وَالْأَمْنِ وَالإِيْمَانِ
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَحَبِيبِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi alladzī ja‘alanā min ummati al-islām, wa ja‘ala hādzihil-arḍa dāra as-salām, wal-ḥamdu lillāhi ‘alā ni‘mati al-istiqlāl wal-amni wal-īmān. Allāhumma ṣalli wa sallim wa bārik ‘alā sayyidinā wa ḥabībinā Muḥammad, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa man tabi‘ahu bi iḥsānin ilā yaumid-dīn.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kita bagian dari umat Islam, menjadikan bumi ini sebagai negeri yang damai, dan segala puji bagi Allah atas nikmat kemerdekaan, keamanan, dan keimanan.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, kekasih kami Nabi Muhammad, serta kepada keluarga, sahabat beliau, dan orang-orang yang mengikuti jejaknya dengan kebaikan hingga hari kiamat.

 

Mukadimah Singkat Majlis Ilmu

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
الْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ،
وَنَسْأَلُهُ الرِّضَى وَالْغُفْرَانَ، وَنُصَلِّي وَنُسَلِّمُ عَلَى رَسُولِ الْعِلْمِ وَالْهُدَى، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, naḥmaduhu wa nasta‘īnuhu wa nastaghfiruh, wa nas’aluhur-riḍā wal-ghufrān, wa nuṣallī wa nusallimu ‘alā rasūlil-‘ilmi wal-hudā, sayyidinā Muḥammadin, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn.

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan-Nya, dan memohon ampun kepada-Nya. Kita juga memohon keridaan dan ampunan-Nya. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasul ilmu dan petunjuk, junjungan kita Nabi Muhammad, serta kepada keluarga dan para sahabat beliau semuanya.

Mukadimah singkat Acara umum

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
الْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنُؤْمِنُ بِهِ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْهِ، وَنُصَلِّي وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, naḥmaduhu wa nasta‘īnuhu wa nastaghfiruhu, wa nu’minu bihi wa natawakkalu ‘alaihi, wa nuṣallī wa nusallimu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampunan kepada-Nya, beriman kepada-Nya, dan bertawakal hanya kepada-Nya. Semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya.”

Mukaddimah acara umum

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
الْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, waṣ-ṣalātu was-salāmu ‘alā asyrafil-anbiyā’i wal-mursalīn, sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan para nabi dan rasul, yaitu pemimpin kita Nabi Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabat beliau.

 

Mukaddimah Acara Rapat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
اَلْـحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى: وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ، أَمَّا بَعْدُ.

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, waṣ-ṣalātu was-salāmu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn. Qālal-lāhu ta‘ālā: wa amruhum syūrā bainahum. Wa qālan-nabiyyu ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam: al-mu’minu lil-mu’mini kal-bunyān. Amma ba‘du.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya. Allah Ta‘ala berfirman: “Dan urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka.” Dan Nabi ﷺ bersabda: “Seorang mukmin bagi mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling menguatkan.” Amma ba‘du.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA