Amalan Sunnah Hari Arafah yang Jarang Dilakukan, Padahal Pahalanya Sangat Besar

3 menit membaca View : 1
Redaksi
religi - 23 Mei 2026

Taman Cendekia – Bulan Dzulhijjah selalu membawa suasana ibadah yang menenangkan hati. Selain ibadah kurban, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh menjelang Idul Adha. Tahun 2026 terasa semakin istimewa. Pemerintah menetapkan Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Sementara itu, cuti bersama Idul Adha berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026. Karena itu, momen ini menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan ialah amalan sunnah hari Arafah. Banyak orang mengenal puasa Arafah. Namun, ternyata masih ada beberapa amalan lain yang memiliki keutamaan luar biasa. Bahkan, sebagian amalan sering terlupakan, padahal pahala dan keberkahannya sangat besar.

Memperbanyak Dzikir dan Doa pada Hari Arafah

Hari Arafah termasuk hari terbaik untuk berdoa. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa doa terbaik ialah doa pada hari Arafah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir, istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir.

Selain itu, suasana hari Arafah sangat cocok untuk muhasabah diri. Hati menjadi lebih lembut ketika lisan terus mengingat Allah SWT. Oleh sebab itu, jangan hanya fokus pada puasa semata. Lengkapi ibadah dengan doa yang sungguh-sungguh.

Anda bisa membaca doa sederhana dengan penuh keyakinan. Misalnya, memohon ampunan, kesehatan, rezeki halal, dan keberkahan keluarga. Bahkan, doa untuk masa depan anak juga sangat dianjurkan.

Di sisi lain, banyak ulama menjelaskan bahwa dzikir pada sepuluh hari Dzulhijjah memiliki keutamaan besar. Karena itu, waktu menjelang Idul Adha jangan di isi dengan aktivitas sia-sia. Sebaliknya, gunakan waktu untuk memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT.

Puasa Arafah dan Keutamaannya yang Menggugurkan Dosa

Di antara amalan sunnah hari Arafah, puasa Arafah menjadi ibadah paling populer. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Keutamaan ini tentu sangat luar biasa.

Namun demikian, puasa Arafah hanya di anjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sementara itu, jamaah haji lebih dianjurkan memperkuat fisik ketika wukuf di Arafah.

Selain menahan lapar, puasa Arafah juga melatih kesabaran dan keikhlasan. Karena itu, ibadah ini tidak hanya berdampak pada fisik. Lebih dari itu, hati menjadi lebih tenang dan jiwa terasa lebih dekat kepada Allah SWT.

Kemudian, agar ibadah semakin sempurna, umat Islam juga di anjurkan menjaga lisan dan perilaku. Hindari perdebatan yang tidak bermanfaat. Sebaliknya, tebarkan kalimat baik dan penuh ketenangan.

Momen hari Arafah sebenarnya menjadi latihan spiritual sebelum Idul Adha tiba. Ketika hati bersih, ibadah kurban pun terasa lebih bermakna. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan mulia ini hanya karena kesibukan duniawi.

Pada akhirnya, amalan sunnah hari Arafah bukan sekadar rutinitas tahunan. Ibadah ini merupakan jalan untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terlebih lagi, suasana libur dan cuti bersama Idul Adha 2026 dapat di manfaatkan untuk memperbanyak ibadah bersama keluarga. Karena itu, mari sambut hari Arafah dengan hati yang ikhlas, doa yang tulus, dan amal terbaik yang mampu kita lakukan.

Referensi:

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    CLOSE ADS